Riau Bisa Swasembada Pangan, Yanti Minta Pemerintah Beri Perhatian ke Kelompok Tani
Anggota Komisi II DPRD Riau, Yanti Komala Sari, berharap dinas terkait bisa meningkatkan perhatiannya kepada sektor pertanian

Golkar Riau - Anggota Komisi II DPRD Riau, Yanti Komala Sari, berharap dinas terkait bisa meningkatkan perhatiannya kepada sektor pertanian sebagai upaya pemenuhan kebutuhan ketahanan pangan.
Menurut Politisi Golkar ini, minat masyarakat kepada sektor ketahanan pangan sudah mulai meningkat, dan dia meyakini jika hal ini ditanggapi serius oleh dinas, Provinsi Riau tidak akan lagi bergantung kepada daerah lain.
 
Apalagi, kata Yanti, Gubernur Riau, Syamsuar juga sudah menyatakan dukungan kepada sektor pertanian, sehingga sudah seharusnya dinas terkait menindaklanjuti keinginan gubernur ini.

Dalam pengamatannya, Yanti melihat beberapa daerah sudah mulai menggalakkan kegiatan pertanian, seperti Siak, Rokan Hulu, Bengkalis, bahkan Dumai. Namun, dukungan dari dinas menurutnya masih kurang maksimal.

"Semangat bertani ini sudah timbul di masyarakat, bahkan tidak hanya sawah saja, ada juga kebun-kebun seperti cabe, jagung dan lainnya," ujar Yanti, Selasa (18/1/2022).

Kelompok-kelompok tani yang dijumpainya, kata Yanti, mengeluhkan bantuan sarana dan prasarana dari pemerintah, sehingga dia berharap keluhan ini bisa dijawab oleh pemerintah.

Sebenarnya, lanjut Yanti, kelompok tani ini pernah mengajukan pinjaman alat-alat pertanian ke dinas pertanian provinsi, namun peminjaman itu urung dilakukan karena mereka tidak sanggup menanggung biaya transportasi alat ini.

Yang meminjam itu ada dari selat panjang, dari Dumai, mereka tidak sanggup membayarnya, karena jauh juga kan," tuturnya.
Untuk itu, dia meminta dinas pertanian baik yang di provinsi maupun kabupaten kota untuk turun melihat langsung kondisi kelompok tani. Kemudian, dicarikan solusinya atas kendala-kendala yang dirasakan oleh kelompok tani.

Lebih jauh, Yanti menyebut kualitas pertanian di Provinsi Riau sebenarnya tidak kalah jauh dari provinsi lain. Misalnya, hasil cabe di Dumai, yang kualitasnya bisa dikatakan sama dengan cabe dari Bukittinggi, Sumatera Barat.

"Peningkatan sarana dan prasanara harus jadi perhatian kalau kita mau memenuhi kebutuhan pangan di Riau. Supaya kita tidak perlu impor lagi bahan pangan ini, kalau bisa kita yang mengirim ke luar provinsi, " tutupnya. ***
Sumber : https://www.goriau.com/berita/baca/supaya-riau-bisa-swasembada-pangan-yanti-minta-pemerintah-beri-perhatian-ke-kelompok-tani.html